Username / Email
:
Password
:
Register Anggota   
Support :  


Rakernas Asppi

RAKERNAS ASPPI GRAND TROPIC HTL 19-20 Feb 2011


Kebersamaan Asppi Saat Rakernas

Kebersamaan seluruh member ASPPI sewaktu Rakernas 2 yang di selenggarakan di Hotel Grand Tropic Jakarta


Laporan Ketua Oc Rakernas Kepada Ketua Umum Asppi

LAPORAN KETUA OC RAKERNAS KEPADA KETUA UMUM ASPPI


Pelatihan Pengisisan Spt Pribadi

Dalam rangka pelatihan pengisian SPT pribadi ASPPI DKI Jakarta bekerjasama dengan DIRJEN PAJAK, bertempat di lantai 23 Dirjen Pajak Gatot Subroto, yang dihadiri oleh Anggota ASPPI dan juga beberapa ASPPI Daerah, JATENG, JATIM, Belitung, Banten dan JABAR


Pengukuhan Dpd Asppi Aceh

Bertempat di Aula Gubernuran Aceh Pengurus ASPPI di kukuhkan oleh Ketua Umum ASPPI

 
CAPTCHA Image   

Goa Gong Terindah di ASIA TENGGARA

 
29 Juli 2009
Minggu, 26 Juli 2009 | 20:08 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Herpin Dewanto Putro

KOMPAS.com-Pintu besi di mulut Goa Gong, Pacitan, Jawa Timur, terbuka tanpa penjaga, Kamis (16/7). Tidak sabar rasanya ingin melihat isi goa yang diklaim sebagai goa terindah di Asia Tenggara itu.

Goa Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Pacitan, sekitar 30 kilometer dari Kota Pacitan. Jika ingin menyingkat waktu, perjalanan ke goa tersebut dapat ditempuh melewati jalur utara, melalui Jalan Pacitan-Pringkuku.

Namun, jika ingin sedikit berlama-lama sambil menikmati keindahan Samudera Hindia dari atas bukit, perjalanan dapat ditempuh melalui jalur selatan yang menuju ke arah Pantai Teleng Ria. Perjalanan dapat ditempuh selama sekitar 45 menit melalui jalan yang berkelok.

Kamis siang itu, jam menunjukkan pukul 11.30 dan cuaca di depan mulut goa cukup panas. Begitu memasuki goa, udara lembap langsung terasa dan memaksa para pengunjung mengucurkan keringat. Seperti Tri Utomo, wisatawan asal Jambi, yang langsung melepas jaketnya ketika memasuki goa.

Setelah memasuki goa lebih dalam, barulah terlihat beberapa kipas angin berukuran besar yang dipasang di beberapa sudut goa. Namun, tetap saja udara di dalam goa masih pengap.

Goa Gong yang memiliki tujuh ruang dan empat sendang itu sudah dirancang untuk dapat dimasuki siapa saja. Tidak perlu khawatir jika tidak membawa peralatan khusus. Dengan membayar tiket masuk Rp 4.000, pengunjung dapat menikmati keindahan ornamen goa sambil menyusuri jalan setapak berpagar besi sepanjang lebih kurang 300 meter. Jalan yang terbuat dari semen itu dibuat memutar sehingga pengunjung dapat mengakhiri perjalanannya di titik keberangkatan.

Menurut Sumanan, seorang pemandu wisata, ornamen tertentu di dalam goa dapat menghasilkan bunyi sehingga goa itu dinamakan Gong. Beberapa pengunjung yang penasaran pun mencoba mengetuk-ketuk stalaktit dan stalakmit dengan kepalan tangan. Namun, tidak ada suara yang keluar.

Tanpa membawa senter, ruang-ruang di dalam goa sudah cukup terang. Lampu-lampu sorot berwarna-warni yang diletakkan di berbagai sudut menerangi seluruh stalaktit dan stalakmit yang menjadi daya tarik utama goa itu. Ornamen goa yang semula berwarna putih gading atau coklat kekuningan berubah warna menjadi merah, biru, kuning, dan hijau.

"Goa Gong sudah tidak alami lagi. Bahkan, bisa dikatakan rusak. Seharusnya, ornamen goa tidak perlu disorot dengan lampu-lampu seperti itu," kata Direktur Mandira Tours and Travel Solo, Seno Hadi Prayitno. Lampu sorot yang memancarkan panas itu dapat mengurangi aliran air yang mengucur melalui stalaktit. Kelembapan alami juga semakin berkurang karena ada kipas angin.

Mulut goa juga ditempeli ornamen batuan cadas buatan yang dinilai semakin mengurangi kealamian Goa Gong . Di sebelah kanan mulut goa --masih di atas ornamen buatan-- terpasang prasasti yang mencantumkan nama dua warga Desa Bomo yang menemukan Goa Gong tahun 1924 dan delapan warga lainnya yang membuka goa itu untuk umum tahun 1995.

Bagi warga Desa Bomo, keberadaan Goa Gong menjadi berkah karena memberikan tambahan penghasilan. Sebagian besar warga di desa itu membuka warung-warung makan dan minum di sekitar goa. "Saya biasanya membuka warung kalau akhir pekan atau musim liburan. Kalau hari biasa, sepi pengunjung," kata Suparni, salah satu pemilik warung.

Namun, kios yang juga diminati para pengunjung adalah kios penjualan perhiasan dari batu hias, seperti batu akik, gelang dari batu pualam, dan batu-batu hias lainnya. Ada sekitar 25 pedagang yang sebagian besar berasal dari Desa Sukodono, Kecamatan Donorojo, Pacitan. "Harga beragam dari Rp 3.000 hingga Rp 300.000," kata salah satu penjual batu hias, Yayan.

?

Kota seribu goa

Goa Gong hanya salah satu potensi wisata goa di Pacitan. Masih ada goa-goa lainnya yang menarik dan menantang untuk ditelusuri, seperti Goa Tabuhan, Goa Putri, Goa Kendil, Goa Pentung, dan Goa Somopuro. Ada sekitar 11 goa yang dikelola sebagai obyek wisata di Kabupaten Pacitan .

Jika Goa Gong dan Tabuhan cocok untuk wisata keluarga, Goa Luweng Jaran dan Luweng Ombo cocok untuk para petualang dan pehobi. Kedua goa itu memiliki lorong vertikal sedalam lebih 25 meter sehingga untuk memasukinya perlu menggunakan peralatan dan keahlian khusus. Meski harus bersusah payah untuk memasuki goa, rasa lelah pengunjung terobati dengan pemandangan ornamen goa yang masih alami dan memesona.

Ada pula goa yang tertutup untuk umum, yaitu Goa Song Terus, Song Gupuh, dan Song Kebak. Beberapa ilmuwan dari luar negeri sedang mengadakan penelitian di dalam ketiga goa itu. Sri Utami, perangkat Desa Wareng, Kecamatan Punung, Pacitan, mengatakan, di Goa Song Terus yang berada di wilayahnya sering ditemukan fosil-fosil manusia purba.

Goa Song Terus yang terletak di dekat Goa Tabuhan itu ditutup rapat dengan pagar besi . Salah satu papan peringatan yang dipasang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Timur mencantumkan sanksi penjara maksimal 10 tahun dan denda Rp 100 juta jika terbukti merusak, mengubah, atau mengambil batu-batuan di dalam goa.

?

Geopark

Kekayaan potensi wisata alam di Pacitan itu mendorong Departemen Kebudayaan dan Pariwisata untuk terus menggarap daerah ini menjadi daerah tujuan wisata yang potensial di Indonesia . Salah satu rencana yang belum terealisasi adalah mengubah daerah karst di Pacitan menjadi geopark atau taman wisata geologi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan rencana pembangunan geopark ini pada 2006. Dari total wilayah Pacitan seluas 1.389 kilometer persegi, seluas 91.830 hektar berupa tanah endapan zaman tua (meoson) dan 36.829 hektar merupakan batu kapur zaman tua . Namun, dari luas wilayah itu, belum jelas daerah mana saja yang akan dijadikan geopark.

"Untuk membuat geopark, perlu pengkajian yang sangat serius dan saat ini masih berlangsung," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Winarno Sudjas. Jika sudah terbangun, goa-goa yang ada di Pacitan saling terhubung menjadi satu paket wisata yang menarik. Jika lelah menelusuri goa, wisatawan memiliki pilihan untuk bersantai di 10 pantai yang ada di Pacitan.

Meski memiliki beragam potensi wisata alam yang menakjubkan, fasilitas pendukung pariwisata di Pacitan masih minim. Di Kota Pacitan hanya ada sekitar 11 hotel. Padahal, wisatawan perlu berlama-lama untuk menikmati seluruh potensi alam itu.? "Kurangnya investasi menjadi penghambat. Saya sangat berharap, banyak pihak yang tertarik untuk bersama-sama membuka Pacitan sebagai tujuan wisata baru," kata Kepala dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pacitan, M Fathony.

KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar
   Berita Lainnya
Selasa, 18 September 2012 Komite III Dorong Pengembangan Pariwisata Indonesia
Kamis, 13 September 2012 MUNAS II ASPPI di JOGJAKARTA
Rabu, 28 September 2011 lebaran ala betawi
Jum'at, 09 September 2011 Uleman : HAYU KA BANDUNG ( 25 SEP 2011 )
Jum'at, 09 September 2011 Jatim Travel Mart 2011
Kamis, 14 Juli 2011 Wisata Bebas Macet di Pulau Tidung
Rabu, 25 Mei 2011 Siap-siap! Jakarta Great Sale 2011 Digelar Mulai 17 Juni Mendatang.
Sabtu, 21 Mei 2011 Rencana Wajah Baru Bandara Soekarno Hatta di tahun 2014
Sabtu, 14 Mei 2011 ( Mie ) Belitung : Sebuah Petualangan Rasa ( bagian 2 )
Selasa, 29 Maret 2011 Perbaikan Landasan Pacu Bandara Juanda Ganggu Jadwal 28 Penerbangan
Minggu, 06 Maret 2011 Museum Batik Pekalongan
Minggu, 06 Maret 2011 NOL KILOMETER NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Jum'at, 11 Februari 2011 LOMBA FOTO SADAR WISATA 2011
Minggu, 30 Januari 2011 Taman Nasional Ujung Kulon Banten
Jum'at, 28 Januari 2011 Sekelumit Tentang Pulau BATAM
Senin, 24 Januari 2011 Pelatihan Pajak Gratis dari DPD ASPPI DKI
Kamis, 30 Desember 2010 Benarkah Ticket Penerbangan Murah
Selasa, 21 Desember 2010 Bangun Pariwisata Aceh butuh Dukungan Semua Pihak
Senin, 20 Desember 2010 Pengurus ASPPI DPD Aceh Dikukuhkan
Jum'at, 17 Desember 2010 PANGANDARAN TALK SHOW Radio SONORA 92.0FM JKT
Minggu, 05 Desember 2010 Komunitas Pariwisata Aceh Bentuk ASPPI
Rabu, 03 November 2010 Pertemuan NASIONAL ASPPI BALI 6-8 Nov 2010
Jum'at, 29 Oktober 2010 Ayo Garap Potensi Wisata Belitung
Sabtu, 16 Oktober 2010 Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah
Minggu, 29 Agustus 2010 AJEG NASIONAL BALI 6-8 Nov 2010
Minggu, 29 Agustus 2010 Jalan Jalan Ke Kota Solo
Sabtu, 14 Agustus 2010 Krakatau
Minggu, 13 Juni 2010 Memulai Bisnis Tours & Travel
Minggu, 13 Juni 2010 Open House Istana Bogor
Minggu, 13 Juni 2010 Info Ticket Masuk Museum Nasional/Gajah
Minggu, 04 April 2010 Raounddown Acara ATM dan KOPDARNAS 3 BATAM KEPRI
Kamis, 25 Maret 2010 List Buyer ATM dan KOPDARNAS ASPPI BATAM 9-11Apr
Senin, 15 Maret 2010 Baksos Longsor CIWIDEY
Selasa, 02 Maret 2010 ASPPI TRAVEL MART & KOPDARNAS BATAM
Selasa, 02 Maret 2010 ASPPI TRAVEL MART & KOPDARNAS BATAM
Selasa, 16 Februari 2010 Jadwal TABLE TOP JOGJA SOLO ASPPI DPD JATIM
Selasa, 09 Februari 2010 Istana MaimoonCermin Kematangan Budaya Melayu
Rabu, 03 Februari 2010 Wisata Istana Negara
Selasa, 19 Januari 2010 Ucapan Terima Kasih dari OC RAKORNAS
Kamis, 14 Januari 2010 Update NEWS RAKORNAS ASPPI
Rabu, 23 Desember 2009 ASPPI ROADSHOW TO BANDUNG
Jum'at, 04 Desember 2009 1000 Peserta Akan Meriahkan Festival Musik Sasando Piala Presiden
Selasa, 01 Desember 2009 Training Buat ASPPIers Jakarta
Selasa, 17 November 2009 LOMBOK - NTB
Selasa, 17 November 2009 Wisata Pacitan Wonogiri Wonosari
Senin, 16 November 2009 Undangan Table Top & Gathering Bandung, Bogor & Jakarta
Selasa, 10 November 2009 Undangan kepada semua Insan Pariwisata
Selasa, 20 Oktober 2009 Tulisan sahabat dari Negeri Jiran
Senin, 12 Oktober 2009 Catatan Perjalanan ASPPI ke SUMBAR
Kamis, 08 Oktober 2009 ASPPI dan BENCANA SUMBAR
Selasa, 06 Oktober 2009 Merasakan langsung Gempa Padang Sumbar
Kamis, 01 Oktober 2009 Halal Bihalal ASPPI Grafika Hotel n Resto Lembang
Selasa, 25 Agustus 2009 Buka Bersama ASPPI DPD BALI di Wina Holiday Villa
Senin, 10 Agustus 2009 Terima Kasih Panitia ASPPI TRAVEL MART I
Senin, 10 Agustus 2009 ASPPI Hadiri Roundtable Discussion di LEMHANAS RI
Senin, 10 Agustus 2009 Pangandaran Ciamis Wisata Nyamuk
Jum'at, 07 Agustus 2009 Ucapan Terima kasih dari OC ATM
Jum'at, 31 Juli 2009 ASPPI TRAVEL MART lagi
Rabu, 29 Juli 2009 Sungai Sekonyer Kumai Tg Puting Kalteng
Jum'at, 24 Juli 2009 Pulau Sikuai Ditutup Untuk Pariwisata
Jum'at, 24 Juli 2009 ASPPI TRAVEL MART
Kamis, 23 Juli 2009 ULTAH Kota KEDIRI
Kamis, 23 Juli 2009 OBJEK WISATA KOTA PAYAKUMBUH
Rabu, 22 Juli 2009 Undangan ASPPIers KEP. RIAU
Kamis, 16 Juli 2009 ASPPI TRAVEL MART, 5-7AUG'09, Puri Agung Sahid Jaya Hotel Jakarta
Kamis, 16 Juli 2009 48 Maskapai Tunggu Pencabutan Larangan Terbang
Kamis, 16 Juli 2009 MARAH ROESLI
Rabu, 24 Juni 2009 Pelatihan Gratis Guide
Kamis, 18 Juni 2009 Peserta ASPPI TRAVEL MART
Rabu, 17 Juni 2009 Dayak Kalimantan
Senin, 15 Juni 2009 Undangan u/ ASPPIers JATIM
Jum'at, 12 Juni 2009 BATAVIA Art Festival
Jum'at, 12 Juni 2009 ASPPI KALSEL Undangan
Jum'at, 12 Juni 2009 ASPPI SUMUT Kerjasama dengan Dengan Pemda SERGEI
Jum'at, 12 Juni 2009 ASPPI KALSEL
Rabu, 10 Juni 2009 Untuk ASPPIers JATIM
Rabu, 10 Juni 2009 Undangan One Man one Tree di Bandung Pak Udjo
Sabtu, 06 Juni 2009 TABLE TOP HOTEL LOMBOK di BALI
Kamis, 04 Juni 2009 ASPPI Photogrhapy dan Fam Trip Lombok
Kamis, 04 Juni 2009 Event Potong rambut gimbal masyarkat Dieng
Kamis, 04 Juni 2009 Rapat DPD ASPPI KALSEL
Kamis, 04 Juni 2009 INDONESIA HOTEL DIRECTORY
Selasa, 02 Juni 2009 BELITUNG ada di JAKARTA 3-7 Jun
Rabu, 27 Mei 2009 ASPPI BALI
Rabu, 27 Mei 2009 ASPPI JABAR Kumpul
Rabu, 20 Mei 2009 Gunung Kawi
Selasa, 19 Mei 2009 MAJAPAHIT TRAVEL FAIR to All ASPPIers
Selasa, 19 Mei 2009 DVD KOPDARNAS BALI
Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia
Grha Permata AURI Blok C11-15 Pancoran
Jl. Raya Pasar Minggu No. 32 Jakarta Selatan
Tlp. 79195507 , 92927461 email : momod@pariwisata.net

No Rekening
CIMB NIAGA 338 - 01001-33-005
a/n Assosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia
Statistik Situs 
Copyright A S P P I - 2009-2013. Website design by BEESOFT INDO