Rencana Wajah Baru Bandara Soekarno Hatta di tahun 2014
21 Mei 2011
Direktur Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura II Salahudin Rafi, memaparkan bahwa saat ini Angkasa Pura II tengah melakukan pembenahan kualitas pelayanan, baik meliputi pembenahan sistem maupun infrastruktur. Khusus Soekarno-Hatta, jelasnya, tengah disiapkan grand design atau rencana induk baru untuk membenahi secara komprehensif bandara yang kepadatan penumpangnya telah melebihi kapastitas tersebut. Saat ini, pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta telah mencapai 44,3 juta pergerakan per tahun, sementara kapasitas yang tersedia hanya 22 juta penumpang per tahun.
"Desain finalnya sudah selesai kami buat, tinggal menunggu persetujuan Wakil Presiden. Setelah disetujui, kami akan langsung membuat desain detail dan melakukan ground breaking pada 2012. Kami targetkan, 2014 nanti, Bandara Soekarno-Hatta tidak hanya hadir dengan wajah baru, tetapi juga dengan daya tampung hingga 65 juta penumpang per tahun," jelasnya.
Dalam rencana induk tersebut, Bandara Soekarno-Hatta diorientasikan memiliki empat terminal penumpang (saat ini tiga penumpang), yang didukung sebuah sistem bernama People Mover System (PMS) yang akan mengintergrasikan seluruh terminal melalui sarana transportasi compact dan dinamis. Selain itu, akan dibangun pula sebuah landasan pacu (runway) baru untuk mengimbangi kapasitas terminal. Kemudian angkutan barang akan dilokalisasi di satu terminal khusus kargo (cargo village). Sementara yang paling menarik adalah adanya sebuah bangunan utama berlantai empat di tengah bandara berkonsep "one stop service". Bangunan ini, selain akan menjadi bangunan penghubung langsung antara terminal 1 dan 2, juga akan berfungsi sebagai pusat kegiatan bisnis dan komersial moderen. Sedianya, di bangunan ini pula akan berdiri stasiun KA Bandara yang akan membawa penumpang dari dan menuju jakarta, sebagai implementasi dari sistem intermoda.
"Aktivitas check-in nantinya juga akan terpusat atau tersentralisasi di bangunan ini, tidak lagi tersebar di setiap terminal seperti saat ini. Satu lagi, bangunan ini juga akan menjadi pusat area parkir kendaraan dengan kapasitas hingga 20.000 unit mobil. Jadi, ke depan Bandara Soekarno-Hatta akan menjadi sebuah kawasan yang kami sebut kawasan 'Aerotropolis'," pungkas Rafi.
|