|
|
Sekelumit Tentang Pulau BATAM
28 Januari 2011
SEJARAH PULAU BATAM Batam merupakan salah satu pulau yang berada di antara perairan Selat Malaka dan Selat Singapura. Tidak ada literatur yang dapat menjadi rujukan dan mana nama Batam itu diambil,yang jelas Pulau Batam merupakan sebuah pulau besar dan 329 pulau yang ada di wilayah Kota Batam. Satu-satunya sumber yang dengan jelas menyebutkan nama Batam dan masih dapat dijumpai sampai saat ini adalah Traktat London (1824). PENDUDUK ASLI PULAU BATAM diperkirakan adalah orang-orang Melayu yang dikenal dengan sebutan Orang Selat atau Orang Laut. Penduduk ini paling tidak telah menempati wilayah itu sejak zaman kerajaan Tumasik (sekarang Singapura) dipenghujung tahun 1300 atau awal abad ke-14. Malahan dan catatan lainnya, kemungkinan Pulau Batam telah didiami oleh orang laut sejak tahun 231 M yang di zaman Singapura disebut Pulau Ujung. Pada masa jayanya Kerajaan Malaka, Pulau Batam berada di bawah kekuasaan Laksamana Hang Tuah. Setelah Malaka jatuh, kekuasaan atas kawasan Pulau Batam dipegang oleh Laksamana Hang Nadim yang Berkedudukan di Bentan (sekarang P. Bintan). Ketika Hang Nadim menemui ajalnya, pulau ini berada di bawah kekuasaan Sultan Johor sampai pada pertengahan abad ke.18. Dengan hadirnya kerajaan di Riau Lingga dan terbentuknya jabatan Yang Dipertuan Muda Riau, maka Pulau Batam beserta pulau-pulau lainnya berada di bawah kekuasaan Yang Dipertuan Muda Riau, sampai berakhirnya keraj aan Melayu Riau pada tahun 1911. Di abad ke-18, persaingan antara Inggris dan Belanda amatlah tajam dalam upaya menguasai perdagangan di perairan Selat Melaka. Bandar Singapura yang maju dengan pesat, menyebabkan Belanda berusaha dengan berbagai cara menguasai perdagangan melayu dan perdagangan lainnya yang lewat di sana. Hal ini mengakibatkan banyak pedagang yang secara sembunyi-sembunyi menyusup ke Singapura. Pulau Batam yang berdekatan dengan Singapura, amat bermanfaat bagi pedagang-pedagang untuk berlindung dan gangguan patroli Belanda. Pada abad ke-18, Lord Minto dan Raffles dan kerajaan Inggris melakukan Barter dengan pemerintah Hindia Belanda sehingga Pulau Batam yang merupakan pulau kembar dengan Singapura diserahkan kepada pemerintah Belanda. LATAR BELAKANG KOTA BATAM Menurut sejarah, pengembangan Pulau Batam dapat dilihat pada tiga periode yang berbeda yakni periode masa lampau, periode pendudukan kolonial dan periode globalisasi. Perkembangan pulau Batam awalnya berasal dari Pemerintahan Kesultanan yang sekarang telah berbaur dengan Republik Singapura dan kerajaan Malaysia yang terlebih dahulu menganut paham moderat. Sejarah pulau Batam dapat ditelusuri ketika pertama kali Bangsa Mongolia dan Indo-Aryans pindah dan menetap di kerajaan Melayu sekitar tahun 1000 M atau sebelum kerajaan Islam Malaka dan Bintan muncul serta saat datangnya Pemerintahan Kolonial Eropa yang diprakarsai oleh bangsa Portugis, Belanda dan Inggris. Sejak tahun 1513 M, pulau Batam dan Singapura telah menjadi bagian dari kesultanan Johor. Penduduk pulau Batam sendiri berasal dari orang Melayu atau yang lebih dikenal dengan orang Selat atau orang Laut. Mereka menempati wilayah tersebut sejak zaman kerajaan Temasek atau paling tidak dipenghujung tahun 1300 M (awal abad ke-14). Referensi lain menyebutkan, pulau Batam telah dihuni orang Laut sejak 231 M. 1 / 3 SEJARAH PULAU BATAM Ketika Singapura dinamai Temasek yang dikelilingi oleh perairan, wilayah ini telah dijadikan sebagai pusat perdagangan yang dikuasai oleh Temanggung Tempatan (pemimpin wilayah).akibat dari pesatnya perdagangan tersebut membuat kerajaan Melayu Johor, Penyengat serta Lingga/Daik menjadi kuat dan mereka memperluas daerah kekuasaan sampai ke kawasan Malaka. Bukan itu saja, pulau Sumatera Bagian timur juga menjadi bagian dari kekuasaan mereka. sampai akhirnya datang bangsa Belanda dan Inggris pada tahun 1824 M, yang kemudiaN mengambil alih tampuk kekuasaan sekaligus menjadi daerah jajahannya dan muncullah paham politis yang baru. Di abad ke-19, persaingan antara Inggris dan Belanda amatlah tajam dalam upaya menguasai perdagangan di perairan Selat malaka. Bandar Singapura juga maju pesat, mengakibatkan Belanda dengan berbagai cara ingin menguasai perdagangn Melayu dan aktivitas lainnya yang melewati kawasan tersebut. Terjadilah penyusupan tersembunyi yang dilkukan oleh pedagang Singapura. hal ini sangat menguntungkan pulau Batam yang berdekatan dengan Singapura sebagai tempat bersembunyi dari gangguan patroli Belanda. Pada 17 Maret 1824, Pemerintah Inggris Baron Fagel dari Belanda menandatangani perjanjian London (Anglo-Deutch Tractate berisi : Belanda mengaku kedudukan Inggris di Malaka dan Singapura, sementara itu Bencoolen (Bengkulu, Sumatera) menjadi kekuasaan Belanda sekaligus menguasai kepuluan Riau). Setelah kerajaan Melayu Riau yang berpusat di Lingga berpisah dari Johor, maka yang dipertuan besar bergelar Sultan membagi wilayah administrasi pemerintahan dalam kerajaan Melayu Lingga-Riau menjadi tiga bagian. Yakni kekuasaan Sultan di Daik Lingga, Yang Dipertuan Muda di Penyengat dan Tumenggung di Bulang. Ketiga wilayah ini menjadi satu kesatuan yang utuh dalam menjalankan roda pemerintahan. namun secara umum yang menjadi titik sentral dalam menjalankan roda pemerintahan di kerajaan Melayu dipegang Yang Dipertuan Muda yang berkedudukan di Penyengat. Batam sendiri saat itu, merupakan wilayah kekuasaan Tumenggung, Tumenggung yang pertama di Bulang bergelar Tengku Besar. Sementara yang menjadi Tumenggung terakhir adalah Tumenggung Abdul Jamal. Sebagai pusat kekuasaan dan yang menjalankan roda pemerintahan, pada tahun 1898, Yang Dipertuan Muda yang berpusat di Penyengat, mengeluarkan sepucuk surat yang ditujukan kepada Raja Ali Kelana bersama seorang saudaranya untuk mengelola pulau Batam. bekal surat itulah, Raja Ali Kelana kemudia mengembangkan usahanya di pulau Batam. Slaah satunya mendirikan pabrik batu bata. 2 / 3 SEJARAH PULAU BATAM Pada tahun 1965 Temasek melepaskna diri dari Federasi Malaysia (1963-1965) untuk menjadi negara Singapura yang bebas. Pada awal kemerdekaan Indonesia tahun 1945 hingga 1957,Tanjung Pinang dinobatkan sebagai pusat pemerintahan dan bisnis di bagian Timur Sumatera.Tanjung Pinang kemudian ditetapkan sebagai ibukota propinsi Riau yang kemudian diikuti oleh Pekanbaru yang terletak di Sumatera. Semenjak itu, Tanjung Pinang resmi menjadi ibukota Kabupaten Kepuluan Riau yang melingkupi 17 kecamatan termasuk di antaranya pulau Batam. Untuk jangka panjang, belum ada pulau lain secara relatif bisa berkembang seperti Pulau Batam yang terus mengalami pembangunan yang sangat pesat. Padahal secara turun temurun, Belakang Padang adalah kota besar dan Batam hanya suatu tempat yang hanya dijadikan sebagai destinasi kedua setelah Belakang Padang. Tahun 1957 Pulau Buluh menjadi satu kesatuan dengan pulau Batam dan menjadi bagian dari Belakang Padang sekitar tahun 1965. Sementara pada tahun 1971, dengan keputusan Presiden No. 74 / 1971, Pemerintah pusat mengumumkan secara resmi bahwa pulau Batam sebagai suatu zona industri. Pulau Batam yang merupakan bagian dari Propinsi Riau memiliki banyak nilai tambah. Dengan modal jalur pelayaran internasional serta jarak dengan negara Singapura hanya 12.5 mil laut atau sekitar 20 Km, maka untuk memacu perkembangan di wilayah nusantara dari semua aspek kehidupan, khususnya dibidang ekonomi, maka Pemerintah Indonesia mengembangkan Pulau Batam menjadi Otorita pengembangan Daerah Industri Pulau Batam hingga sekarang batam masih menjadi salah satu Pusat perdangan di sisi barat indonesia yang berpengaruh di indonesia bagian barat. dengan digalakkannya kepariwisataan antara batam dan singapura kondisi ini sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak. begitu eratnya kaitan batam dan singapura itu dapat di ukur dari frekwensi Penyeberangan Ferry International anrara batam dan singapura yang juga menghidupkan para pengusaha - pengusaha yang bergerak di kepariwisataan. majulah terus kepariwisataan Indonesia, agar kita bisa lebih tersenyum berhadapan dengan mereka Rival-rival kita khususnya di Asean yang pada Umumnya Seluruh benua di Dunia... Salam Pariwisata Ferdyan Thaha No Anggota ASPPI: 19.00.0010 +62 813 48969097 +62 877 91001639 +62 511 6270989 Blackberry pin : 300080f2 Miranda Tour & Travel Head Office : komp Bida Asri 1 no. 05, batam Centre, Batam Island, KEPRI telp : +62 778 8097560 fax : +62 778 8097545 RO : banjarmasin Komp. Persada permai 1 Jalur 1 No. 47, kel Semangat Dalam, Alalak, BATOLA. KALSEL
|
|
|
| Berita Lainnya |
|
Selasa, 18 September 2012 |
Komite III Dorong Pengembangan Pariwisata Indonesia |
 |
|
Kamis, 13 September 2012 |
MUNAS II ASPPI di JOGJAKARTA |
 |
|
Rabu, 28 September 2011 |
lebaran ala betawi |
 |
|
Jum'at, 09 September 2011 |
Uleman : HAYU KA BANDUNG ( 25 SEP 2011 ) |
 |
|
Jum'at, 09 September 2011 |
Jatim Travel Mart 2011 |
 |
|
Kamis, 14 Juli 2011 |
Wisata Bebas Macet di Pulau Tidung |
 |
|
Rabu, 25 Mei 2011 |
Siap-siap! Jakarta Great Sale 2011 Digelar Mulai 17 Juni Mendatang. |
 |
|
Sabtu, 21 Mei 2011 |
Rencana Wajah Baru Bandara Soekarno Hatta di tahun 2014 |
 |
|
Sabtu, 14 Mei 2011 |
( Mie ) Belitung : Sebuah Petualangan Rasa ( bagian 2 ) |
 |
|
Selasa, 29 Maret 2011 |
Perbaikan Landasan Pacu Bandara Juanda Ganggu Jadwal 28 Penerbangan |
 |
|
Minggu, 06 Maret 2011 |
Museum Batik Pekalongan |
 |
|
Minggu, 06 Maret 2011 |
NOL KILOMETER NEGARA REPUBLIK INDONESIA |
 |
|
Jum'at, 11 Februari 2011 |
LOMBA FOTO SADAR WISATA 2011 |
 |
|
Minggu, 30 Januari 2011 |
Taman Nasional Ujung Kulon Banten |
 |
|
Senin, 24 Januari 2011 |
Pelatihan Pajak Gratis dari DPD ASPPI DKI |
 |
|
Kamis, 30 Desember 2010 |
Benarkah Ticket Penerbangan Murah |
 |
|
Selasa, 21 Desember 2010 |
Bangun Pariwisata Aceh butuh Dukungan Semua Pihak |
 |
|
Senin, 20 Desember 2010 |
Pengurus ASPPI DPD Aceh Dikukuhkan |
 |
|
Jum'at, 17 Desember 2010 |
PANGANDARAN TALK SHOW Radio SONORA 92.0FM JKT |
 |
|
Minggu, 05 Desember 2010 |
Komunitas Pariwisata Aceh Bentuk ASPPI |
 |
|
Rabu, 03 November 2010 |
Pertemuan NASIONAL ASPPI BALI 6-8 Nov 2010 |
 |
|
Jum'at, 29 Oktober 2010 |
Ayo Garap Potensi Wisata Belitung |
 |
|
Sabtu, 16 Oktober 2010 |
Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah |
 |
|
Minggu, 29 Agustus 2010 |
AJEG NASIONAL BALI 6-8 Nov 2010 |
 |
|
Minggu, 29 Agustus 2010 |
Jalan Jalan Ke Kota Solo |
 |
|
Sabtu, 14 Agustus 2010 |
Krakatau |
 |
|
Minggu, 13 Juni 2010 |
Memulai Bisnis Tours & Travel |
 |
|
Minggu, 13 Juni 2010 |
Open House Istana Bogor |
 |
|
Minggu, 13 Juni 2010 |
Info Ticket Masuk Museum Nasional/Gajah |
 |
|
Minggu, 04 April 2010 |
Raounddown Acara ATM dan KOPDARNAS 3 BATAM KEPRI |
 |
|
Kamis, 25 Maret 2010 |
List Buyer ATM dan KOPDARNAS ASPPI BATAM 9-11Apr |
 |
|
Senin, 15 Maret 2010 |
Baksos Longsor CIWIDEY |
 |
|
Selasa, 02 Maret 2010 |
ASPPI TRAVEL MART & KOPDARNAS BATAM |
 |
|
Selasa, 02 Maret 2010 |
ASPPI TRAVEL MART & KOPDARNAS BATAM |
 |
|
Selasa, 16 Februari 2010 |
Jadwal TABLE TOP JOGJA SOLO ASPPI DPD JATIM |
 |
|
Selasa, 09 Februari 2010 |
Istana MaimoonCermin Kematangan Budaya Melayu |
 |
|
Rabu, 03 Februari 2010 |
Wisata Istana Negara |
 |
|
Selasa, 19 Januari 2010 |
Ucapan Terima Kasih dari OC RAKORNAS |
 |
|
Kamis, 14 Januari 2010 |
Update NEWS RAKORNAS ASPPI |
 |
|
Rabu, 23 Desember 2009 |
ASPPI ROADSHOW TO BANDUNG |
 |
|
Jum'at, 04 Desember 2009 |
1000 Peserta Akan Meriahkan Festival Musik Sasando Piala Presiden |
 |
|
Selasa, 01 Desember 2009 |
Training Buat ASPPIers Jakarta |
 |
|
Selasa, 17 November 2009 |
LOMBOK - NTB |
 |
|
Selasa, 17 November 2009 |
Wisata Pacitan Wonogiri Wonosari |
 |
|
Senin, 16 November 2009 |
Undangan Table Top & Gathering Bandung, Bogor & Jakarta |
 |
|
Selasa, 10 November 2009 |
Undangan kepada semua Insan Pariwisata |
 |
|
Selasa, 20 Oktober 2009 |
Tulisan sahabat dari Negeri Jiran |
 |
|
Senin, 12 Oktober 2009 |
Catatan Perjalanan ASPPI ke SUMBAR |
 |
|
Kamis, 08 Oktober 2009 |
ASPPI dan BENCANA SUMBAR |
 |
|
Selasa, 06 Oktober 2009 |
Merasakan langsung Gempa Padang Sumbar |
 |
|
Kamis, 01 Oktober 2009 |
Halal Bihalal ASPPI Grafika Hotel n Resto Lembang |
 |
|
Selasa, 25 Agustus 2009 |
Buka Bersama ASPPI DPD BALI di Wina Holiday Villa |
 |
|
Senin, 10 Agustus 2009 |
Terima Kasih Panitia ASPPI TRAVEL MART I |
 |
|
Senin, 10 Agustus 2009 |
ASPPI Hadiri Roundtable Discussion di LEMHANAS RI |
 |
|
Senin, 10 Agustus 2009 |
Pangandaran Ciamis Wisata Nyamuk |
 |
|
Jum'at, 07 Agustus 2009 |
Ucapan Terima kasih dari OC ATM |
 |
|
Jum'at, 31 Juli 2009 |
ASPPI TRAVEL MART lagi |
 |
|
Rabu, 29 Juli 2009 |
Goa Gong Terindah di ASIA TENGGARA |
 |
|
Rabu, 29 Juli 2009 |
Sungai Sekonyer Kumai Tg Puting Kalteng |
 |
|
Jum'at, 24 Juli 2009 |
Pulau Sikuai Ditutup Untuk Pariwisata |
 |
|
Jum'at, 24 Juli 2009 |
ASPPI TRAVEL MART |
 |
|
Kamis, 23 Juli 2009 |
ULTAH Kota KEDIRI |
 |
|
Kamis, 23 Juli 2009 |
OBJEK WISATA KOTA PAYAKUMBUH |
 |
|
Rabu, 22 Juli 2009 |
Undangan ASPPIers KEP. RIAU |
 |
|
Kamis, 16 Juli 2009 |
ASPPI TRAVEL MART, 5-7AUG'09, Puri Agung Sahid Jaya Hotel Jakarta |
 |
|
Kamis, 16 Juli 2009 |
48 Maskapai Tunggu Pencabutan Larangan Terbang |
 |
|
Kamis, 16 Juli 2009 |
MARAH ROESLI |
 |
|
Rabu, 24 Juni 2009 |
Pelatihan Gratis Guide |
 |
|
Kamis, 18 Juni 2009 |
Peserta ASPPI TRAVEL MART |
 |
|
Rabu, 17 Juni 2009 |
Dayak Kalimantan |
 |
|
Senin, 15 Juni 2009 |
Undangan u/ ASPPIers JATIM |
 |
|
Jum'at, 12 Juni 2009 |
BATAVIA Art Festival |
 |
|
Jum'at, 12 Juni 2009 |
ASPPI KALSEL Undangan |
 |
|
Jum'at, 12 Juni 2009 |
ASPPI SUMUT Kerjasama dengan Dengan Pemda SERGEI |
 |
|
Jum'at, 12 Juni 2009 |
ASPPI KALSEL |
 |
|
Rabu, 10 Juni 2009 |
Untuk ASPPIers JATIM |
 |
|
Rabu, 10 Juni 2009 |
Undangan One Man one Tree di Bandung Pak Udjo |
 |
|
Sabtu, 06 Juni 2009 |
TABLE TOP HOTEL LOMBOK di BALI |
 |
|
Kamis, 04 Juni 2009 |
ASPPI Photogrhapy dan Fam Trip Lombok |
 |
|
Kamis, 04 Juni 2009 |
Event Potong rambut gimbal masyarkat Dieng |
 |
|
Kamis, 04 Juni 2009 |
Rapat DPD ASPPI KALSEL |
 |
|
Kamis, 04 Juni 2009 |
INDONESIA HOTEL DIRECTORY |
 |
|
Selasa, 02 Juni 2009 |
BELITUNG ada di JAKARTA 3-7 Jun |
 |
|
Rabu, 27 Mei 2009 |
ASPPI BALI |
 |
|
Rabu, 27 Mei 2009 |
ASPPI JABAR Kumpul |
 |
|
Rabu, 20 Mei 2009 |
Gunung Kawi |
 |
|
Selasa, 19 Mei 2009 |
MAJAPAHIT TRAVEL FAIR to All ASPPIers |
 |
|
Selasa, 19 Mei 2009 |
DVD KOPDARNAS BALI |
 |
|
|
|
|
|