Username / Email
:
Password
:
Register Anggota   
Support :  


Rakernas Asppi

RAKERNAS ASPPI GRAND TROPIC HTL 19-20 Feb 2011


Kebersamaan Asppi Saat Rakernas

Kebersamaan seluruh member ASPPI sewaktu Rakernas 2 yang di selenggarakan di Hotel Grand Tropic Jakarta


Laporan Ketua Oc Rakernas Kepada Ketua Umum Asppi

LAPORAN KETUA OC RAKERNAS KEPADA KETUA UMUM ASPPI


Pelatihan Pengisisan Spt Pribadi

Dalam rangka pelatihan pengisian SPT pribadi ASPPI DKI Jakarta bekerjasama dengan DIRJEN PAJAK, bertempat di lantai 23 Dirjen Pajak Gatot Subroto, yang dihadiri oleh Anggota ASPPI dan juga beberapa ASPPI Daerah, JATENG, JATIM, Belitung, Banten dan JABAR


Pengukuhan Dpd Asppi Aceh

Bertempat di Aula Gubernuran Aceh Pengurus ASPPI di kukuhkan oleh Ketua Umum ASPPI

 
CAPTCHA Image   

Sekelumit Tentang Pulau BATAM

 
28 Januari 2011

SEJARAH PULAU BATAM
Batam merupakan salah satu pulau yang berada di antara perairan Selat Malaka dan
Selat Singapura. Tidak ada literatur yang dapat menjadi rujukan dan mana nama
Batam itu diambil,yang jelas Pulau Batam merupakan sebuah pulau besar dan 329
pulau yang ada di wilayah
Kota Batam. Satu-satunya sumber yang dengan jelas menyebutkan nama Batam dan
masih dapat dijumpai sampai saat ini adalah Traktat London (1824).

PENDUDUK ASLI PULAU BATAM
diperkirakan adalah orang-orang Melayu yang dikenal dengan sebutan Orang Selat
atau Orang Laut. Penduduk ini paling tidak telah menempati wilayah itu sejak
zaman kerajaan Tumasik (sekarang Singapura) dipenghujung tahun 1300 atau awal
abad ke-14. Malahan dan catatan lainnya, kemungkinan Pulau Batam telah didiami
oleh orang laut sejak tahun 231 M yang di zaman Singapura disebut Pulau Ujung.
Pada masa jayanya Kerajaan Malaka, Pulau Batam berada di bawah kekuasaan
Laksamana Hang Tuah. Setelah Malaka jatuh, kekuasaan atas
kawasan Pulau Batam dipegang oleh Laksamana Hang Nadim yang Berkedudukan di
Bentan (sekarang P. Bintan). Ketika Hang Nadim menemui ajalnya, pulau ini berada
di bawah kekuasaan Sultan Johor sampai pada pertengahan abad ke.18. Dengan
hadirnya kerajaan di
Riau Lingga dan terbentuknya jabatan Yang Dipertuan Muda Riau, maka Pulau Batam
beserta pulau-pulau lainnya berada di bawah kekuasaan Yang Dipertuan Muda Riau,
sampai berakhirnya keraj aan Melayu Riau pada tahun 1911. Di abad ke-18,
persaingan antara Inggris dan Belanda amatlah tajam dalam upaya menguasai
perdagangan di perairan Selat
Melaka. Bandar Singapura yang maju dengan pesat, menyebabkan Belanda berusaha
dengan berbagai cara menguasai perdagangan melayu dan perdagangan lainnya yang
lewat di sana.
Hal ini mengakibatkan banyak pedagang yang secara sembunyi-sembunyi menyusup ke
Singapura. Pulau Batam yang berdekatan dengan Singapura, amat bermanfaat bagi
pedagang-pedagang untuk berlindung dan gangguan patroli Belanda. Pada abad
ke-18, Lord Minto dan Raffles dan kerajaan Inggris melakukan Barter dengan
pemerintah Hindia Belanda
sehingga Pulau Batam yang merupakan pulau kembar dengan Singapura diserahkan
kepada pemerintah Belanda.

LATAR BELAKANG KOTA BATAM
Menurut sejarah, pengembangan Pulau Batam dapat dilihat pada tiga periode yang
berbeda yakni periode masa lampau, periode pendudukan kolonial dan periode
globalisasi.
Perkembangan pulau Batam awalnya berasal dari Pemerintahan Kesultanan yang
sekarang telah berbaur dengan Republik Singapura dan kerajaan Malaysia yang
terlebih dahulu menganut paham moderat.
Sejarah pulau Batam dapat ditelusuri ketika pertama kali Bangsa Mongolia dan
Indo-Aryans pindah dan menetap di kerajaan Melayu sekitar tahun 1000 M atau
sebelum kerajaan Islam Malaka dan Bintan muncul serta saat datangnya
Pemerintahan Kolonial Eropa yang diprakarsai oleh bangsa Portugis, Belanda dan
Inggris. Sejak tahun 1513 M, pulau Batam dan Singapura telah menjadi bagian dari
kesultanan Johor. Penduduk pulau Batam sendiri berasal dari orang
Melayu atau yang lebih dikenal dengan orang Selat atau orang Laut. Mereka
menempati wilayah tersebut sejak zaman kerajaan Temasek atau paling tidak
dipenghujung tahun 1300 M (awal abad ke-14). Referensi lain menyebutkan, pulau
Batam telah dihuni orang Laut sejak 231 M.

1 / 3 SEJARAH PULAU BATAM
Ketika Singapura dinamai Temasek yang dikelilingi oleh perairan, wilayah ini
telah dijadikan sebagai pusat perdagangan yang dikuasai oleh Temanggung Tempatan
(pemimpin wilayah).akibat dari pesatnya perdagangan tersebut membuat kerajaan
Melayu Johor, Penyengat serta
Lingga/Daik menjadi kuat dan mereka memperluas daerah kekuasaan sampai ke
kawasan Malaka. Bukan itu saja, pulau Sumatera Bagian timur juga menjadi bagian
dari kekuasaan
mereka. sampai akhirnya datang bangsa Belanda dan Inggris pada tahun 1824 M,
yang kemudiaN mengambil alih tampuk kekuasaan sekaligus menjadi daerah
jajahannya dan muncullah paham politis yang baru.
Di abad ke-19, persaingan antara Inggris dan Belanda amatlah tajam dalam upaya
menguasai perdagangan di perairan Selat malaka. Bandar Singapura juga maju
pesat, mengakibatkan Belanda dengan berbagai cara ingin menguasai perdagangn
Melayu dan aktivitas lainnya yang
melewati kawasan tersebut. Terjadilah penyusupan tersembunyi yang dilkukan oleh
pedagang Singapura. hal ini sangat menguntungkan pulau Batam yang berdekatan
dengan Singapura sebagai tempat bersembunyi dari gangguan patroli Belanda. Pada
17 Maret 1824, Pemerintah Inggris Baron Fagel dari Belanda menandatangani
perjanjian London (Anglo-Deutch Tractate berisi : Belanda mengaku kedudukan
Inggris di
Malaka dan Singapura, sementara itu Bencoolen (Bengkulu, Sumatera) menjadi
kekuasaan Belanda sekaligus menguasai kepuluan Riau).
Setelah kerajaan Melayu Riau yang berpusat di Lingga berpisah dari Johor, maka
yang dipertuan besar bergelar Sultan membagi wilayah administrasi pemerintahan
dalam kerajaan Melayu Lingga-Riau menjadi tiga bagian. Yakni kekuasaan Sultan di
Daik Lingga, Yang Dipertuan Muda di Penyengat dan Tumenggung di Bulang. Ketiga
wilayah ini menjadi satu kesatuan yang utuh dalam menjalankan roda pemerintahan.
namun secara umum yang menjadi titik sentral dalam menjalankan roda pemerintahan
di kerajaan Melayu dipegang Yang Dipertuan Muda yang berkedudukan di Penyengat.
Batam sendiri saat itu, merupakan wilayah kekuasaan Tumenggung, Tumenggung yang
pertama di Bulang bergelar Tengku Besar. Sementara yang menjadi Tumenggung
terakhir adalah Tumenggung Abdul Jamal. Sebagai pusat kekuasaan dan yang
menjalankan roda pemerintahan, pada tahun 1898, Yang Dipertuan Muda yang
berpusat di Penyengat,
mengeluarkan sepucuk surat yang ditujukan kepada Raja Ali Kelana bersama seorang
saudaranya untuk mengelola pulau Batam. bekal surat itulah, Raja Ali Kelana
kemudia mengembangkan usahanya di pulau Batam. Slaah satunya mendirikan pabrik
batu bata.

2 / 3 SEJARAH PULAU BATAM
Pada tahun 1965 Temasek melepaskna diri dari Federasi Malaysia (1963-1965) untuk
menjadi negara Singapura yang bebas. Pada awal kemerdekaan Indonesia tahun 1945
hingga 1957,Tanjung Pinang dinobatkan sebagai pusat pemerintahan dan bisnis di
bagian Timur Sumatera.Tanjung Pinang kemudian ditetapkan sebagai ibukota
propinsi Riau yang kemudian diikuti oleh Pekanbaru yang terletak di Sumatera.
Semenjak itu, Tanjung Pinang resmi menjadi ibukota Kabupaten Kepuluan Riau yang
melingkupi 17 kecamatan termasuk di antaranya pulau Batam.
Untuk jangka panjang, belum ada pulau lain secara relatif bisa berkembang
seperti Pulau Batam yang terus mengalami pembangunan yang sangat pesat. Padahal
secara turun temurun, Belakang Padang adalah kota besar dan Batam hanya suatu
tempat yang hanya dijadikan
sebagai destinasi kedua setelah Belakang Padang. Tahun 1957 Pulau Buluh menjadi
satu kesatuan dengan pulau Batam dan menjadi bagian dari Belakang Padang sekitar
tahun 1965. Sementara pada tahun 1971, dengan keputusan Presiden No. 74 / 1971,
Pemerintah pusat
mengumumkan secara resmi bahwa pulau Batam sebagai suatu zona industri.
Pulau Batam yang merupakan bagian dari Propinsi Riau memiliki banyak nilai
tambah. Dengan modal jalur pelayaran internasional serta jarak dengan negara
Singapura hanya 12.5 mil laut atau sekitar 20 Km, maka untuk memacu perkembangan
di wilayah nusantara dari semua aspek kehidupan, khususnya dibidang ekonomi,
maka Pemerintah Indonesia
mengembangkan Pulau Batam menjadi Otorita pengembangan Daerah Industri Pulau
Batam

hingga sekarang batam masih menjadi salah satu Pusat perdangan di sisi barat
indonesia yang berpengaruh di indonesia bagian barat. dengan digalakkannya
kepariwisataan antara batam dan singapura kondisi ini sangat menguntungkan bagi
kedua belah pihak. begitu eratnya kaitan batam dan singapura itu dapat di ukur
dari frekwensi Penyeberangan Ferry International anrara batam dan singapura yang
juga menghidupkan para pengusaha - pengusaha yang bergerak di kepariwisataan.

majulah terus kepariwisataan Indonesia, agar kita bisa lebih tersenyum
berhadapan dengan mereka Rival-rival kita khususnya di Asean yang pada Umumnya
Seluruh benua di Dunia...

Salam Pariwisata
Ferdyan Thaha
No Anggota ASPPI: 19.00.0010
+62 813 48969097
+62 877 91001639
+62 511 6270989
Blackberry pin : 300080f2

Miranda Tour & Travel
Head Office :
komp Bida Asri 1 no. 05, batam Centre, Batam Island, KEPRI
telp : +62 778 8097560
fax : +62 778 8097545

RO : banjarmasin
Komp. Persada permai 1 Jalur 1 No. 47, kel Semangat Dalam, Alalak, BATOLA.
KALSEL

KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar
   Berita Lainnya
Selasa, 18 September 2012 Komite III Dorong Pengembangan Pariwisata Indonesia
Kamis, 13 September 2012 MUNAS II ASPPI di JOGJAKARTA
Rabu, 28 September 2011 lebaran ala betawi
Jum'at, 09 September 2011 Uleman : HAYU KA BANDUNG ( 25 SEP 2011 )
Jum'at, 09 September 2011 Jatim Travel Mart 2011
Kamis, 14 Juli 2011 Wisata Bebas Macet di Pulau Tidung
Rabu, 25 Mei 2011 Siap-siap! Jakarta Great Sale 2011 Digelar Mulai 17 Juni Mendatang.
Sabtu, 21 Mei 2011 Rencana Wajah Baru Bandara Soekarno Hatta di tahun 2014
Sabtu, 14 Mei 2011 ( Mie ) Belitung : Sebuah Petualangan Rasa ( bagian 2 )
Selasa, 29 Maret 2011 Perbaikan Landasan Pacu Bandara Juanda Ganggu Jadwal 28 Penerbangan
Minggu, 06 Maret 2011 Museum Batik Pekalongan
Minggu, 06 Maret 2011 NOL KILOMETER NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Jum'at, 11 Februari 2011 LOMBA FOTO SADAR WISATA 2011
Minggu, 30 Januari 2011 Taman Nasional Ujung Kulon Banten
Senin, 24 Januari 2011 Pelatihan Pajak Gratis dari DPD ASPPI DKI
Kamis, 30 Desember 2010 Benarkah Ticket Penerbangan Murah
Selasa, 21 Desember 2010 Bangun Pariwisata Aceh butuh Dukungan Semua Pihak
Senin, 20 Desember 2010 Pengurus ASPPI DPD Aceh Dikukuhkan
Jum'at, 17 Desember 2010 PANGANDARAN TALK SHOW Radio SONORA 92.0FM JKT
Minggu, 05 Desember 2010 Komunitas Pariwisata Aceh Bentuk ASPPI
Rabu, 03 November 2010 Pertemuan NASIONAL ASPPI BALI 6-8 Nov 2010
Jum'at, 29 Oktober 2010 Ayo Garap Potensi Wisata Belitung
Sabtu, 16 Oktober 2010 Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah
Minggu, 29 Agustus 2010 AJEG NASIONAL BALI 6-8 Nov 2010
Minggu, 29 Agustus 2010 Jalan Jalan Ke Kota Solo
Sabtu, 14 Agustus 2010 Krakatau
Minggu, 13 Juni 2010 Memulai Bisnis Tours & Travel
Minggu, 13 Juni 2010 Open House Istana Bogor
Minggu, 13 Juni 2010 Info Ticket Masuk Museum Nasional/Gajah
Minggu, 04 April 2010 Raounddown Acara ATM dan KOPDARNAS 3 BATAM KEPRI
Kamis, 25 Maret 2010 List Buyer ATM dan KOPDARNAS ASPPI BATAM 9-11Apr
Senin, 15 Maret 2010 Baksos Longsor CIWIDEY
Selasa, 02 Maret 2010 ASPPI TRAVEL MART & KOPDARNAS BATAM
Selasa, 02 Maret 2010 ASPPI TRAVEL MART & KOPDARNAS BATAM
Selasa, 16 Februari 2010 Jadwal TABLE TOP JOGJA SOLO ASPPI DPD JATIM
Selasa, 09 Februari 2010 Istana MaimoonCermin Kematangan Budaya Melayu
Rabu, 03 Februari 2010 Wisata Istana Negara
Selasa, 19 Januari 2010 Ucapan Terima Kasih dari OC RAKORNAS
Kamis, 14 Januari 2010 Update NEWS RAKORNAS ASPPI
Rabu, 23 Desember 2009 ASPPI ROADSHOW TO BANDUNG
Jum'at, 04 Desember 2009 1000 Peserta Akan Meriahkan Festival Musik Sasando Piala Presiden
Selasa, 01 Desember 2009 Training Buat ASPPIers Jakarta
Selasa, 17 November 2009 LOMBOK - NTB
Selasa, 17 November 2009 Wisata Pacitan Wonogiri Wonosari
Senin, 16 November 2009 Undangan Table Top & Gathering Bandung, Bogor & Jakarta
Selasa, 10 November 2009 Undangan kepada semua Insan Pariwisata
Selasa, 20 Oktober 2009 Tulisan sahabat dari Negeri Jiran
Senin, 12 Oktober 2009 Catatan Perjalanan ASPPI ke SUMBAR
Kamis, 08 Oktober 2009 ASPPI dan BENCANA SUMBAR
Selasa, 06 Oktober 2009 Merasakan langsung Gempa Padang Sumbar
Kamis, 01 Oktober 2009 Halal Bihalal ASPPI Grafika Hotel n Resto Lembang
Selasa, 25 Agustus 2009 Buka Bersama ASPPI DPD BALI di Wina Holiday Villa
Senin, 10 Agustus 2009 Terima Kasih Panitia ASPPI TRAVEL MART I
Senin, 10 Agustus 2009 ASPPI Hadiri Roundtable Discussion di LEMHANAS RI
Senin, 10 Agustus 2009 Pangandaran Ciamis Wisata Nyamuk
Jum'at, 07 Agustus 2009 Ucapan Terima kasih dari OC ATM
Jum'at, 31 Juli 2009 ASPPI TRAVEL MART lagi
Rabu, 29 Juli 2009 Goa Gong Terindah di ASIA TENGGARA
Rabu, 29 Juli 2009 Sungai Sekonyer Kumai Tg Puting Kalteng
Jum'at, 24 Juli 2009 Pulau Sikuai Ditutup Untuk Pariwisata
Jum'at, 24 Juli 2009 ASPPI TRAVEL MART
Kamis, 23 Juli 2009 ULTAH Kota KEDIRI
Kamis, 23 Juli 2009 OBJEK WISATA KOTA PAYAKUMBUH
Rabu, 22 Juli 2009 Undangan ASPPIers KEP. RIAU
Kamis, 16 Juli 2009 ASPPI TRAVEL MART, 5-7AUG'09, Puri Agung Sahid Jaya Hotel Jakarta
Kamis, 16 Juli 2009 48 Maskapai Tunggu Pencabutan Larangan Terbang
Kamis, 16 Juli 2009 MARAH ROESLI
Rabu, 24 Juni 2009 Pelatihan Gratis Guide
Kamis, 18 Juni 2009 Peserta ASPPI TRAVEL MART
Rabu, 17 Juni 2009 Dayak Kalimantan
Senin, 15 Juni 2009 Undangan u/ ASPPIers JATIM
Jum'at, 12 Juni 2009 BATAVIA Art Festival
Jum'at, 12 Juni 2009 ASPPI KALSEL Undangan
Jum'at, 12 Juni 2009 ASPPI SUMUT Kerjasama dengan Dengan Pemda SERGEI
Jum'at, 12 Juni 2009 ASPPI KALSEL
Rabu, 10 Juni 2009 Untuk ASPPIers JATIM
Rabu, 10 Juni 2009 Undangan One Man one Tree di Bandung Pak Udjo
Sabtu, 06 Juni 2009 TABLE TOP HOTEL LOMBOK di BALI
Kamis, 04 Juni 2009 ASPPI Photogrhapy dan Fam Trip Lombok
Kamis, 04 Juni 2009 Event Potong rambut gimbal masyarkat Dieng
Kamis, 04 Juni 2009 Rapat DPD ASPPI KALSEL
Kamis, 04 Juni 2009 INDONESIA HOTEL DIRECTORY
Selasa, 02 Juni 2009 BELITUNG ada di JAKARTA 3-7 Jun
Rabu, 27 Mei 2009 ASPPI BALI
Rabu, 27 Mei 2009 ASPPI JABAR Kumpul
Rabu, 20 Mei 2009 Gunung Kawi
Selasa, 19 Mei 2009 MAJAPAHIT TRAVEL FAIR to All ASPPIers
Selasa, 19 Mei 2009 DVD KOPDARNAS BALI
Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia
Grha Permata AURI Blok C11-15 Pancoran
Jl. Raya Pasar Minggu No. 32 Jakarta Selatan
Tlp. 79195507 , 92927461 email : momod@pariwisata.net

No Rekening
CIMB NIAGA 338 - 01001-33-005
a/n Assosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia
Statistik Situs 
Copyright A S P P I - 2009-2013. Website design by BEESOFT INDO