Pengurus ASPPI DPD Aceh Dikukuhkan
20 Desember 2010
Banda Aceh (www.korandigital.com)- Pengurus Dewan Pimpinan Daerah-Asosiasi Profesional Pariwisata Indonesia (DPD-ASPPI) Aceh periode 2010-2014, sebagai komunitas pariwisata yang terdiri dari pengusaha, pengelola, dan pekerja di sektor perhotelan, restoran, cafe, biro perjalanan wisata, airlines, guide, event organizer, dan pengelola obyek-obeyek wisata, yang sebelumnya telah terbentuk, pada Sabtu (18/11) malam, dikukuhkan. Prosesi pengukuhan berlangsung di Anjong Mon Mata Banda Aceh, yang dihadiri Ketua DPP ASPPI pusat, Bahriyansyah, Kepala Biro Isra Setda Aceh, Bukhari, Kadis Pariwisata Kota Banda Aceh, Reza Fahlevi, berlangsung khidmat
Pembentukan kepengurusan masa bakti 4 tahun mendatang itu dipimpin Anas Zulham Almansour, didampingi Ichsan dan M Nasir Yusuf. Sedangkan sekretaris dan wakilnya masing-masing Umar Machtub, dan Syarifah Rahmi. Bendahara dan wakil masing-masing Zulfikri dan Nelly Sihombing, MA.
Wakil Gubernur Aceh, H. Muhammad Nazar, dalam amanat tertulisnya yang disampaikan, Kepala Biro Isra Setda Aceh, Bukhari, mengatakan, Aceh memiliki potensi dibidang kebuadayaan dan pariwisata, termasuk warisan (Heritage) dari generasi kegenerasi.
"Sayangnya dan harus kita akui potensi yang besar ini belum sepenuhnya menjadi kekuatan rill, yang dapat memberikan kontribusi untuk mewujudkan kemakmuran di Aceh," ujar Bukhari, mengutip sambutan Wagub H.Muhammad Nazar.
Kata dia, Pemerintah Aceh akan terus melakukan berbagai terobosan, agar pariwisata Aceh dapat berkembang. Sehingga, mampu bersaing dengan daerah-daerah lainnya.
"Ini sekaligus dapat memberi kontribusi ekonomi bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Salah satu terobosan penting yang telah dilakukan oleh Pemerintah Aceh kepada Pemerintah Pusat melalui Dirjen Imigrasi Depkum HAM yaitu kebijakan pemberlakuan Visa On Arrival (VOA)," katanya.
Menurutnya, pemberlakuan VOA di Aceh akan menjadi salah satu komponen penting dalam rangka memajukan dan mempromosikan potensi pariwisata Aceh kepada wisatawan.
"Selain ada beberapa komponen penting lainnya yang akan menentukan keberhasilan sektor pariwisata, pada sebuah daerah, sepperti ketersediaan daya tarik wisata," paparnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2011 Kota Banda Aceh meluncurkan program Visit Banda Aceh Years. Karena itu, pihaknya menginginkan terobosan tersebut dapat ditiru oleh Kabupaten/Kota lainnya di Aceh, agar pariwisata Aceh bangkit dan maju, tambah dia. (Afrizal)
|